Demikian juga di area EQ (kecerdasan emosional) dan pengembangan diri atau tim/organisasi. Sebagian besar asesmen EQ hanya mengandalkan persepsi diri. e-Factor®️ menggunakan pendekatan berbasis kemampuan (ability based) dan data terintegrasi untuk menghasilkan pemahaman yang lebih objektif dan akurat, dan dapat diandalkan.
Mengukur kemampuan nyata dalam merespon situasi emosional, bukan sekadar bagaimana Anda menilai diri sendiri.
e-Factor® mengukur 12 kemampuan EQ dalam 4 kategori utama menggunakan 3 sumber data. Pendekatan ini memastikan hasil yang lebih komprehensif dan akurat.
Skor mencerminkan kemampuan sebenarnya, bukan jawaban "ideal". Karena didominasi tes objektif, skor e-Factor® tidak bisa dipalsukan. Untuk bisa mendapat skor tinggi, Anda memang harus ber-EQ tinggi.
Bukan sekadar hasil tes, tetapi panduan pengembangan yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan profesional maupun personal.
| Komponen | Bobot | Keterangan |
|---|---|---|
| KUSA TEST | 70% | Objective Situational Judgment Test (SJT) - tidak bisa dimanipulasi |
| UMPAN BALIK 360° | 20% | Perspektif orang-orang di sekitar Anda |
| SELF REPORT | 10% | Perspektif diri sendiri |
Individu yang ingin memahami dan mengembangkan kecerdasan emosionalnya
Manajer, pemimpin tim, direktur, eksekutif
HR, organisasi, perusahaan yang ingin memahami dan mengembangkan kecerdasan emosional sumber daya manusianya
Pengukuran akurat berdasarkan kemampuan nyata
Pemetaan lengkap kemampuan EQ Anda
Sisi kekuatan dan area pengembangan
Panduan pengembangan yang praktis